Google+ Followers

Monday, January 13, 2003


F4, Women cen te cen te hen ai nimen !!


Oh Jerry, Vic, Vanness, Ken .. women cen te cen te hen ai nimen !! (kami benar-benar mencintai kalian). Begitulah emosi yang tersisa di wajah gadis-gadis belia dan ibu-ibu ketika menyaksikan keempat idola mereka melangkah keluar dari panggung. Setelah mendengarkan sambil ikut menyanyikan lagu terakhir, Liu Sing Yi, penonton yang lebih dari 80 persen wanita itu seolah terhenyak dan terbangun dari mimpi mereka yang singkat.

Inilah konser yang sudah mereka tunggu-tunggu sejak enam bulan yang lalu---bahkan mungkin sejak dua tahun yang lalu ketika demam F4 mulai melanda Indonesia. Rasanya masih sulit dipercaya, F4, bintang muda fenomenal dari Taiwan itu benar-benar datang dan menggelar konsernya di Jakarta.

Pada hari kedua konser dua hari F4 di Jakarta itu, keempat cowok keren dengan pesona maut mereka menyulap arena Pekan Raya Jakarta Kemayoran menjadi lautan gadis-gadis cantik yang berteriak histeris tak tertahankan. Empat jam sebelum konser dimulai, para penonton kelas festival sudah berdatangan, agar dapat berdiri di tempat yang lebih dekat dengan panggung.

Di kelas festival 2 yang paling bontot, para penonton seolah berebutan maju lebih ke depan sehingga semakin membatasi pandangan para penonton yang ada di belakang mereka.

Jerry Yan dan kawan-kawannya baru muncul sekitar pukul 19.30, terlambat 30 menit dari yang dijadwalkan. Selama 30 menit itu dari layar lebar yang ada di samping kiri dan kanan, penonton disuguhkan acara entertainment dari Taiwan. Ada iklan cuplikan wawancara dari beberapa talk show dengan artis-artis Taiwan termasuk F4 dan Barbie Hsu. Setiap kali wajah mereka muncul para fans berteriak memanggil nama mereka juga termasuk Barbie Hsu atau yang dikenal juga dengan Sanchai.

Kemunculan keempat cowok pemeran sinetron Meteor Garden itu disambut dengan teriakan histeris penonton. F4 muncul berempat dengan kostum putih biru dan langsung menggebrak dengan lagu “Ask for more”. Namun para fans belum terlalu hafal dengan lagu ini, meski demikian beat-nya yang ceria membuat para fans senang dan berteriak setelah mereka selesai menyanyikannya.

Jerry, Ken, Vanness dan Vic, kemudian muncul bergantian dengan lagu andalan masing-masing. Dari kelas festival 2, penonton hanya puas melihat layar lebar. Karena untuk melihat aslinya cukup jauh dan mereka hanya kelihatan sebesar ibu jari .

Pakaian yang dikenakan para personel F4 persis sama seperti konser mereka di tempat sebelumnya (Hongkong, Nanjing, dll.). Hanya mereka tidak memakai tuxedo hitamnya sebagaimana di Hongkong.

Jerry menyanyikan 3 lagu, Wo Shi Cente Cente Hen Ai Ni, Ai Ting Ni, dan lagu soundtrack “Cinta Terlarang “ sambil menggandeng seorang fans pada lagu terakhir ini. Teriakan para fans lain yang iri, meminta gadis yang beruntung itu segera turun. Di awal pertunjukannya, Jerry sempat tampil dengan wajah dinginnya .. sehinga fansnya merasa Jerry kurang ramah. Namun pada penampilan berikutnya ia memberikan senyum mautnya yang membuat fans berteriak histeris dan semakin bersemangat menyanyikan lagunya.

Sedang Vic, menyanyikan 4 buah lagunya yaitu Say Good Night (OST Come to My Place), Cui The Pie Te Chuen Cai, Ai Zai Ai Ni dari album Meteor Rain, dan lagu andalan di album pertamanya, Make A Wish. Ia sempat dihadiahi boneka oleh fans yang menonton di kelas VVIP .. dan ia juga dilempar hadiah yang mengenai wajahnya, namun Vic tetap tersenyum dan tertawa malu-malu.

Ken muncul dengan gitarnya, menyanyikan 4 lagu, diantaranya Ai Pu Hui Yi Cen Te Ni, Here We Are dari album Meteor Rain, dan Can’t Buy Me Love milik The Beatles. Ia muncul setelah Jerry dan lebih ramah serta santai dibandingkan Jerry. Sambutan penonton sama hangatnya dengan pemunculan F3 lainnya.

Vanness membawakan 5 lagu, yakni Sei Jang Ni Liu Lei dari album Meteor Rain, Xun Zhao Zhu Li Ye, Xiang Xiang Se Ke Ni dan Shen Ti Hui Chang Ge (Body Will Sing) dari album solo Vanness dan lagunya Justine Timberlake yang berjudul Like I Love You. Personel F4 yang paling tampil enerjik ini memberikan suguhan dance-nya yang attractive bak Michael Jackson.

Di sela-sela kemunculan masing-masing personel F4, mereka tampil bersama untuk menyanyikan 5 buah lagu yakni Jue Bu Neng Se Ce Ni dan Jan Hou De Jie Jie dari Soundtrack Meteor Garden II , Qing Fei Te Yi milik Harlem Yu, dan ketika berubah pada suasana Hawaii di bagian akhir konser mereka, mereka menyanyikan lagu I Can’t Help Falling in Love dan lagu penutup setelah mereka pamit terakhir adalah Liu Sing Yi, yang diikuti oleh hampir seluruh fansnya.

Hampir semua fannya mencoba mengikuti lagu-lagu yang dibawakan, dan sepertinya f4 amaze akan reaksi fans di Indonesia. Mereka tidak mengira kalau banyak yang bisa ikut bernyanyi bersama mereka. Penontonnya beragam meski paling banyak adalah anak-anak ABG.

Seusai konser

Seolah tidak ingin menyudahi mimpi mereka, seusai konser, beberapa fans menyerbu Hotel Borobudur tempat F4 menginap. Mereka berjaga-jaga di jalan umum menuju Lift untuk tamu hotel. Namun F4 tak kunjung lewat. Ada yang berkelompok di dekat pintu belakang Hotel dekat Grand Manhattan Club dan berteriak-teriak memanggil F4. Bahkan akhirnya mereka nekat menginap di hotel dan tidur di sofa-sofa dan kursi yang disediakan di lobi dan di lantai I.

Dari lantai I ada yang mencoba naik ke lantai 16, tetapi karena lift tidak berhent di lantai ini, mereka pun berhenti di lantai 15 dan naik tangga darurat hingga ke lantai 16. Ternyata gerak gerik mereka tercium oleh pihak security dan mereka pun diminta untuk turun kembali. Menurut informasi karyawan hotel F4 menginap di Lt 18, tetapi tiga lantai dari mulai lantai 16 sudah di blokir untuk F4 dan crew. Ada fans yang bahkan ingin menyogok security agar dapat dipertemukan dengan F4 sebentar saja.

Karyawan hotel pun membiarkan para fans yang kecapaian untuk menginap dan tidur di kursi-kursi lobby. Mereka tidak bisa membantu para fans untuk bertemu karena penjagaan memang sangat ketat di ketiga lantai tersebut. Hanya mereka memberi bocoran lewat jalan mana F4 biasa keluar dan aktivitas-aktivitasnya selama di hotel.

Ketika segelintir fans kembali ke lantai 15 mereka bertemu dengan salah satu panitia dari AJ Pro. Kontan mereka menanyakan berbagai hal tentang F4. Mereka juga memohon agar dapat menitipkan surat dan hadiah ke F4. Hal ini diluluskan oleh panitia tersebut dan kekecewaan mereka tampaknya agak terobati. Sampai keesokan paginya masih ada beberapa fans yang bertahan tetap tinggal di hotel Borobudur hingga keberangkatan F4 pada hari itu (12 Januari) untuk meninggalkan Indonesia.

Selamat jalan, Jerry, Vic, Vanness, Ken!(mira)

No comments:

Post a Comment