Google+ Followers

Thursday, December 29, 2005

Di Jakarta Ada Lho Orang Baik

Suatu malam, gua lagi bawa mobil adik gua, Suzuki Baleno yang agak tua juga, tahun berapa gua lupa. Kenapa gua sering mati mesin kalau bawa mobil itu. Mungkin karena terbiasa dengan Panther yang tenaganya gede. Kalau Baleno harus selalu ganti gigi 1 dalam kondisi lambat. Nah malam itu begitu mati mesin, tidak seperti biasanya, tidak bisa dinyalakan kembali. Berhenti di tengah jalan di daerah Kemayoran, dekat pool Blue Bird. Gua matikan AC, gua matikan tape, dan coba lagi, coba lagi, tetapi tetap saja tidak mau menyala. Udah berdoa berkali-kali, tetap aja dicuekin. Tak lama kemudian datanglah seorang pria berkumis menghampiri gua. Begitu melihat dia mengenakan kemeja seragam Blue Bird, gua percaya untuk membuka kaca mobil, dan gua katakan padanya masalah yang gua alami. Ya udah, kemudian dia membimbing gua untuk menyalakan mobil itu, caranya, masukkan ke gigi 2, lalu dia dan beberapa orang yang di jalan itu mendorong mobil dari belakang. Ketika mobil didorong, aku pun perlahan-lahan melepaskan kopling dan menyalalah mobil. Aku melihat ke belakang dan tak tahu bagaimana harus berterima kasih kepada mereka. Ingin kuberikan sedikit uang rokok kepada mereka tetapi aku sudah melewati satu lampu merah yang kebetulan ada di depan tempat aku mogok. Nah bagaimana dong, aku pun lewat dengan begitu saja. Sambil terus berterima kasih pada bapak yang baik hati itu, meski tak kedengaran olehnya. Bila dia kebetulan membaca blog ini, which is kayaknya gak mungkin, Thanks a lot, bapak salah satu orang Jakarta yang baik, yang sudah jarang belakangan ini. Gua tidak sempat berterima kasih.

Pada hari yang lain, ketika lewat Pasar Baru, gua pas banget menyaksikan seorang cewek yang lagi jalan ama cowoknya, dijambret seorang pengendara motor. Gua saksikan di depan mata gua, tas cewek itu ditarik hingga cewek itu hampir terjatuh karena badannya melintir. Tetapi motor itu melesat begitu cepat, hingga bahkan nomor platnya pun gua tidak sempat lihat. Gua bersama seorang teman di sebelah gua, dia pun gak sempat melihat adegan intinya, hanya melihat cewek yang hampir terjatuh dan motor yang melesat cepat. Hanya terdengar teriakan kecil yang tak berarti, lalu motor itu lenyap dengan cepat. Tak lama kemudian dia sudah menghilang entah ke mana.

Setelah itu gua mulai memperhatikan banyak sekali cewek yang membawa tas dengan hanya diletakkan saja pada bahunya, sangat mudah untuk ditarik dengan modus yang tadi. Dan itu memang sudah sering terjadi pada teman-teman. Hanya kali ini pertama kalinya gua lihat sendiri. Yang modus operandinya begitu lho. Yang model lain pun banyak.

No comments:

Post a Comment