Google+ Followers

Thursday, January 05, 2006

Kalau kamu ditabrak Sopir Blue Bird

Ini buat sharing pengalaman aja, dan mudah-mudahan tidak terjadi padamu. Hari ini sopir yang kemarin nabrak gua datang ke kantor. “Untuk apa, pak?” gua tanya di telepon waktu dia bilang mau datang. Trus dia bilang untuk menyelesaikan masalah yang kemarin. Wah baik banget. Gua bingung what to expect, apakah dia akan datang membawa uang ganti rugi? Kayaknya enggak mungkin. Atau dia datang untuk mengestimasi tingkat kerusakan dan biayanya? Entahlah.

Gua temui di lobby kantor. Lalu gua ajaklah ke tempat mobil gua diparkir. Sopir yang ramah itu bercerita tentang kerusakan mobilnya, yang ternyata lebih parah dari mobil gua. Bemper depannya rusak lebih parah, perbaikannya lebih dari 300 ribuan. Dia diskors tidak boleh bekerja, sebelum masalah ini selesai. Karena itulah, ternyata tujuan kedatangannya adalah untuk minta maaf dan minta kebaikan hati gua untuk menelepon ke Blue Bird untuk mengatakan bahwa masalahnya sudah selesai.

Gimana ya, gua gak tega juga. Gua gak tahu sebenarnya untuk perbaikan bemper itu berapa sih? Berapa yang harus gua minta sama bapak ini.. ? Dan enggak tega juga karena katanya dia gak punya uang. Dan dia dengan sopan dan nice datang ke tempat gua. Dia bilang mau bertanggung jawab, tapi tidak sekarang. Dia akan bayar, tapi tidak hari ini. Gitu lho. Nah lho.

Kalau mobil gua sendiri, gua mungkin akan ikhlaskan saja deh. Gua sadari selama ini yang bikin gua takut itu sebenarnya takut dimarahin kakak gua aja. Kalau kakak gua mengiklaskan, gua pasti akan lega. Abis gimana dong udah begini kasusnya? Gua hanya berharap perbaikan itu tidak mahal-mahal banget. Katanya sih bisa diketok aja, gak usah ganti bemper, jadi gak sampai seratus ribu. Kalau ganti bemper, mungkin empat ratus ribu lebih ya? Gak tau deh.

Ya sudah.. Akhirnya gua telepon ke pool Blue Bird dan mengatakan masalahnya sudah selesai. Selanjutnya biar gua urus sendiri deh. Kasian bapak itu gak bisa kerja kalau gua gak telepon ke Blue Bird. Ternyata BB enggak membantu dalam kasus ini, karena tabrakannya di tol dan murni kelalaian sopir. Malah sopir itu terkena peringatan, dan dia ditekan untuk menyelesaikan masalah ini dengan gua. Kalau udah selesai, barulah dia boleh bekerja lagi. Waduuuh. Gimana dong...

No comments:

Post a Comment