Google+ Followers

Thursday, June 22, 2006

Semua akan menemukan jalannya

Yin datang lagi. Salah satu tim kami dalam susah dan senang, kini datang lagi dengan banyak gebrakan baru. Kini dia telah menjadi seorang export manager dari sebuah perusahaan produsen peralatan medis di Taiwan. Kerjaannya dalam satu tahun mengunjungi 5-6 negara. Tahun ini termasuk Indonesia. Tentu saja dia sangat gembira, karena di sini ada teman-temannya, berbeda dengan di negara-negara lain.

Kami tahu benar cerita Yin. Dia pernah kaya. Dia pernah punya perusahaan yang cukup besar di Taiwan. Namun entah bagaimana perusahaan itu bangkrut, bahkan suaminya harusdipenjara karena masalah pajak. Lalu hidupnya sempat susah karena tidak jelas apa yang harus dikerjakan.

Berawal dari sebuah CV yang dikirim ke situs web bursa kerja yang paling populer di Taiwan, 104 (www.104.com.tw) perlahan-lahan hidupnya mulai berubah. Dia tidak menyangka akan perubahan itu. Dia hanya mem-posting CV untuk mencari pekerjaan freelance. Karena dia harus mengurus dua anaknya yang masih kecil-kecil dan dia juga sudah mempunyai pekerjaan sebagai sales asuransi.

Tidak disangka, satu hari setelah posting CV, telepon berdering tak henti-hentinya. Wah, dahsyat benar... Banyak yang membutuhkan karyawan seperti dirinya. Akhirnya dia memilih bekerja pada perusahaan produsen peralatan medis ini. Awalnya dia hanya bekerja paruh waktu sebagai sekretaris. Pekerjaannya kebanyakan hanya mengetik dan menerjemahkan dengan bayaran yang tidak banyak (hitungan per jam).

Lama-lama bosnya melihat kepintarannya, terutama kepintarannya dalam bahasa Inggris dan juga negosiasi. Perusahaan ini sudah bagus penjualannya untuk wilayah Taiwan. Bosnya tidak mempunyai kebutuhan untuk melakukan ekspor, hidupnya sudah enak. Tetapi mengapa tidak mencoba memperluas pasar ...?

Maka si bos menugaskan Yin mulai memantau pameran-pameran yang dilakukan di luar negeri, menghubungi pihak-pihak yang mau menjadi distributor untuk produknya di negara tersebut. Semua itu butuh proses dan juga kesabaran. Satu prospek bisa nembus, kira-kira enam bulan. Sekarang sudah ada beberapa buyer di beberapa negara. Dan semua itu dikerjakan oleh dia seorang diri.

Untunglah dia mempunyai sikap yang mudah adaptasi di mana pun dia berada dan tidak punya masalah dengan naik pesawat berjam-jam. Dia cepat belajar budaya suatu negara dan pandai membawa diri. Sehingga tiba saatnya dia mendapatkan pekerjaan yang cocok dan mampu memanfaatkan talenta dia. Dan menurutku, semua orang pun akan tiba pada saat itu. Termasuk kamu. (amin).

No comments:

Post a Comment