Google+ Followers

Sunday, October 08, 2006

Malam yang terang, malam bulan purnama

Tanpa kusadari, aku terperangkap dalam malam itu. Malam yang terang, malam bulan purnama, malam yang abadi.
Kau datang kembali dan menerbitkan matahari di senja bumi. Kau menyilaukan ruangan penuh manusia dan menyedot seluruh jiwaku masuk ke dalam andromeda sukmamu.

Aku tidak menduga, aku tidak pernah keluar dari malam itu. (Meski ratusan pagi telah datang bagaikan ombak yang menyapunya).
Ada sesuatu yang baru, yang kau lahirkan di ujung rinduku. Ada sesuatu yang kunanti, yang kautetaskan di persimpangan jalan yang panjang.
Aku membiarkan jerat malam menguasai pagi.

Aku terperangkap dalam malam itu. Selamanya. Malam yang terang, malam bulan purnama. Persis ketika kali pertama.

2 comments:

  1. Anonymous11:19 AM

    Keren Z"

    ReplyDelete
  2. Mei...,
    Bilang dongkalau doyan lihat bulan
    kita kan bisa lihat bareng.
    Gue juga demen banget kok.

    Hehehe

    ReplyDelete