Google+ Followers

Monday, February 05, 2007

Sleeping with Brondong

Kau adalah darah baru yang menggerakkan ragaku
Kau adalah permukaan kolam yang membiaskan diriku
25, ketika aku bisa menjadi apa saja
25, ketika tidak sulit memiliki perut yang rata
Kau adalah pewaris tahta dunia
Kau seperti lilin yang ingin kubentuk
Kau seperti papan yang ingin kupenuhi dengan coretan
cerita-cerita tentang hidup ini

aku bahagia memandang dunia dari matamu
dunia kita penuh drama
kita ucapkan janji di mana-mana
kita mengarang dusta dengan tubuh kita
dan Tuhan tahu kita tidak sepolos yang mereka kira

Kau adalah rinduku yang tak pernah bertemu
kau adalah perjalanan dan tak pernah pulang
kau adalah pelarian yang tak kenal lelah
aku tak pernah tidur (lagi).

(Jakarta, sambil menunggu banjir, kutulis ini buat seorang teman, yang darinya muncul kata-kata sebagai judul di atas. hehehe.) 

No comments:

Post a Comment