Google+ Followers

Monday, May 26, 2008

Ada Ayam Tangkap di Kelapa Gading

Kalau punya kesempatan ke Aceh, jangan lupa untuk nyobain ayam tangkap. Karena sepertinya hanya di Aceh ada ayam yang ditangkap dan dimutilasi. Artinya dipotong kecil-kecil dan digoreng dengan banyak wewangian dari daun jeruk, dan daun-daun lain yang saya tidak kenal. Sekarang ini ayam tangkap juga bisa dicoba di Jakarta, salah satu yang saya tahu adalah di Kelapa Gading.

Sebelum tiba di Restoran Seulanga yang menyediakan masakan khas Aceh-Melayu itu, saya ingin menceritakan disaster kecil di rumah makan yang lain yang telah membawa kami ke Seulanga kemarin.


Ceritanya siang itu mau nyobain Restoran Mr T yang baru buka di Kelapa Gading. Tahu sendiri kalau di Kelapa Gading, buka restoran apa pun pasti rame. Bumbu Desa aja pas waktu buka langsung macet. Padahal cabangnya yang di Blok S biasa-biasa aja tuh. Orang-orang Kelapa Gading memang selalu ingin mencoba restoran baru. Apalagi yang ada diskonnya, seperti ini.

Ketika sampai ke restoran tersebut, meja-meja yang tersedia sudah hampir penuh. Pelayannya terlihat agak kewalahan karena mungkin baru buka, belum berpengalaman dan tiba-tiba saja ramai begini. Pesanan kami sudah dicatat seorang mbak-mbak tidak lama setelah kami sampai.

Selang beberapa menit, tidak ada respon apa-apa di atas meja kami. Meja kami masih kosong, bahkan tissue ataupun peralatan makan tidak ada. Minum juga belum dikeluarin dari tadi. Tidak lama kemudian aku melihat seorang ibu-ibu yang marah-marah karena pesanannya belum keluar juga sudah hampir 1 jam. "Wah, lama nih," kataku pada teman-teman, sambil mempersiapkan mental untuk menunggu.

Setelah menunggu 20 menit, bahkan minuman pun belum dihidangkan. Aku gak tahan lagi untuk memanggil mbaknya. Ehhh, aku dicuekin. Mbaknya malah sibuk mencatat pesanan orang-orang yang baru datang. Kalau orang yang baru datang cepat dilayani, tetapi setelah dicatat pesanannya dicuekin...

Lalu aku bilang ke teman-teman, "Kalau sampai 30 menit gak keluar apa pun, kita tinggal aja deh."

Eh, baru mau melangkah pergi, salah satu pesanan temanku datang. Spagetti tuna kalau gak salah. Trus aku bengong sambil bertanya dalam hati, kok minumnya belum keluar? Kok alat makannya belum keluar? Lalu aku minta minum sama yang mengantar makanan tersebut.

Tidak lama kemudian seorang mas-mas keluar dan mengatakan, minta maaf, spageti marinara dan spageti vologne (pesanan saya dan satu teman yang lain) kebetulan lagi habis.......

Hah???? Apa???? Kalau habis kenapa gak bilang dari tadi ya? Udah nunggu lebih dari 20 menit dan sekarang Anda mengatakan pesanannya tidak ada????

Aku mencoba tetap tenang. Lalu aku bilang "Mas boleh gak dicancel aja? Mas mengharapkan aku pesan lagi dari sekarang dan menunggu berapa menit lagi??"

Pokoknya udah gak mood mau makan. Sempat terjadi sedikit keributan karena mas-mas itu tidak terima pembatalan. Ya udah, aku tanya, dia mengharapkan aku gimana? Kalaupun harus bayar ya udah aku bayar deh, daripada disuruh menunggu lagi dan dicuekin. Eh akhirnya mas-mas itu dengan bete mengambil lagi makanannya sambil mengatakan, "Kalau gak mau, ya udah..."

Kok lucu ya...? Kelihatan sekali mereka belum siap untuk membuka restoran, dan belum siap untuk memahami bahwa inti dari restoran adalah pelayanan. Dan pada saat keramaian yang terjadi di luar antisipasi, yang dibutuhkan adalah kepemimpinan. Sayang sekali mereka tidak punya itu.

Aduuh, padahal waktu liat ibu-ibu itu marah-marah aku bilang dalam hati jangan sampai gw marah-marah. Ternyata kejadian bok. Hehehe, akhirnya muter-muter Kelapa Gading nyari makanan. Ketemulah restoran Seulanga yang menyediakan masakan Aceh-Melayu.

Restoran yang lebih sederhana ini ternyata pelayanannya jauh lebih baik. Ketika pesan ayam tangkap, mereka mengatakan, "10 menit ya" agar kita tidak bete menunggu. Lalu setelah selesai makan, mereka mengatakan terima kasih dan mohon maaf apabila ada kekurangan...

About ayam tangkap, pernah di blog ini. Klik aja.

3 comments:

  1. Masakan Aceh yang enak juga itu ada di daerah Benhil, namanya gw lupa, Hmmm so yummy, dan harganya juga gak mahal. Mesti dicoba tuh hehehe. Kapan-kapan kita kesana yux, kalo pas makan siang hari Jumat hihihi

    ReplyDelete
  2. Namanya MEUTIA
    Uenak pisan emang
    ayam tangkap nya TOP
    apalagi sambel GANJA nya
    *ngilerrrr langsung

    ReplyDelete
  3. huahahaahaa dasar non airin...

    ReplyDelete