Google+ Followers

Thursday, April 09, 2015

Merencanakan Perjalanan ke New Zealand (Hal-hal Yang Perlu Diketahui)



Setelah mendapatkan visa, langkah selanjutnya biasanya adalah memburu tiket. Kenapa kata-katanya “memburu”, karena terkadang dibutuhkan waktu serta ketajaman pemburu dan sedikit keberuntungan, untuk mendapatkan tiket dengan best price.

Tidak jarang kami men-secure tiket jauh-jauh hari agar mendapat harga promo. Dengan penerbangan Air Asia ke Sydney (transit di KL), penerbangan Jet Star Sydney-Auckland, dan penerbangan pulang Christchurch-Sydney (Jet Star) dilanjutkan dengan Sydney- Jakarta (lewat KL) sudah terjadwal, maka tugas selanjutya adalah mengisi hari-hari dengan itinerary yang menarik dan disepakati satu team.

Team kami biasanya mengadakan pertemuan, setidaknya satu kali untuk merencanakan dan mempersiapkan perjalanan. Biasanya yang dilakukan adalah:
Menentukan itinerary day to day
Booking hotel (eh hostel tepatnya)
Booking transport lokal (bila ada), atau memesan rental mobil dalam hal ini.
Booking tempat wisata yang perlu tiket masuk
Dll

Idealnya kita ngumpul lalu membagi tugas, misalnya di Auckland tugas siapa, di Wellington siapa, Mount Cook siapa, di Sydney siapa, dstnya. Tapi dalam trip kali ini kayaknya kita keenakan, karena sudah ada satu teman yang pernah ke sana, sehingga dia yang menyarankan sekaligus melakukan pemesanan. Hostel yang kami pilih pun kebetulan bagus-bagus, nanti akan saya ceritakan satu per satu. Tentu saja yang saya bicarakan di sini adalah backpacker hostel.

Dua hal yang waktu itu menjadi concern saya dalam persiapan ke New Zealand adalah:
1. Barang yang boleh dibawa dan tidak (peraturan karantina New Zealand dan Australia cukup ketat), dan
2. Bagaimana menyiasati bawaan (karena tidak membeli bagasi, bawaan tidak boleh melebihi 7 kg carry on baggage)

Kebetulan dalam perjalanan kali ini kami harus melewati 3 custom, di KL, Sydney, dan Auckland (perginya) dan Christchurch (pulangnya). Setiap kali harus melepas sepatu dan ikat pinggang serta diperiksa petugas.

Yang menjadi masalah ketika keluar masuk custom ini adalah gue tidak bisa membeli duty free favorit gw deh jadinya. Padahal harga wine di Australia dan New Zealand lumayan murah, waktu itu salah seorang teman mencoba membawa liquor ini, tercegat waktu di bandara Sydney… terpaksa deh direlain.. hiks… Ini sih tidak berlaku buat kalian kalau direct flight, karena tidak perlu keluar masuk custom.

Apa yang Tidak Boleh Dibawa Masuk ke New Zealand?

Oke, kembali ke nomor 1 di atas, seperti dikutip dari situs web custom New Zealand, karena New Zealand sangat bergantung pada perdagangan produk agricultural, maka mereka sangat memastikan segala jenis hama dan penyakit yang dapat mengancam industri agrikultur dan hortikultura mereka tidak masuk ke negaranya.



Karena itu aturan ketat ditegakkan untuk barang yang boleh dibawa masuk ke negara ini, pelanggaran hal ini akan didenda $400, bahkan hingga $100,000 atau 5 tahun penjara. Wah ngeri gak tuh..

Makanya, waktu di NZ, maupun Australia, kami memastikan, sesuai anjuran orang-orang juga, untuk men-declare barang bawaan kami yang berpotensi termasuk dalam barang yang tidak boleh dibawa.
Ini termasuk makanan seperti kacang-kacangan, obat (tolak angin, teman setia dalam perjalananku diambil waktu mau masuk Auckland. Di Sydney malah lolos... :D). Jadi, hal ini penting ketika Anda merencanakan perjalanan ke New Zealand maupun Australia.

Saya kutip dari web Customs.gov.nz berikut ini:

It is illegal to import most foodstuffs. This could be something as simple as a piece of fruit, a sandwich, preserved sausage or a cheese snack.High risk items include fresh fruit and vegetables, egg cartons, all honey and bee products, straw, dried flowers, seeds, cane/bamboo/rattan items, pine cones, potpourri and other organic matter. Restricted items you must declare include feathers, bones, tusks, furs, skins, hunting trophies, stuffed animals and reptiles, unprocessed wool and animal hair, items made from animal skin (eg, crocodile handbags) and equipment used on animals including riding equipment. You will not be allowed to bring into New Zealand coral, clam, turtle and tortoise shells, products of endangered species or ivory in any form, unless you have a CITES certificate to allow you to do so.
You must also take care when importing wood products, golf clubs, sports equipment, camping gear and any other items such as shoes and boots that might have soil and dirt on them. Generally, all items that would normally be used outdoors will be examined to make sure they are free from soil and other contaminants. 
It is best to make sure they are thoroughly cleaned before entering the country. 

Kalimat terakhir juga cukup mengkhawatirkan. Karena sepatu kita tidak boleh kotor, karena kalau ada soil akan dilakukan pemeriksaan khusus untuk memastikan tidak ada bahaya. Ini mengkhawatirkan ketika kami masuk Australia, dari New Zealand. Ya, tau sendiri NZ itu kan tempat yang alamiah banget, kami ke gunung juga ke danau.. lah tapi sepatu gak boleh ada soil… Seorang teman bahkan membeli sepatu baru sebelum trip ini, atau pastikan sepatu Anda dicuci dengan sebersih-bersihnya….

Info selengkapnya bisa dicek di sini. 

Cuaca New Zealand pada Bulan Mei

Nomor dua, soal bawaan. Kalau saya biasanya mempersiapkan pakaian disesuaikan dengan acara apa saja hari itu, serta cuacanya bagaimana. Australia dan New Zealand berada di southern hemisphere, karena itu cuacanya kebalikan dari sebagian besar negara di dunia ini (yang berada di belahan bumi utara). Jadi, kalau saat ini di Eropa musim dingin, Australia dan NZ musim panas.

Untuk mengecek cuaca, bisa menggunakan AccuWeather. Bulan Maret hingga Mei di New Zealand masih masuk musim gugur. Suhu cukup sejuk, sekitar belasan derajat Celcius, namun saat dingin bisa mencapai minus. Di setiap kota juga berbeda-beda suhunya, bisa dicek menggunakan AccuWeather.
Dalam menyusun itinerary juga diperkirakan jarak antara kota, waktu yang diperlukan dari satu tujuan ke tujuan yang lain sehingga kita dapat memperkirakan menginap di kota mana.

Syukurlah, perjalanan ini telah berlangsung lancar. Paling-paling ada sedikit insiden kecil seperti makanan dan obat-obatan yang tidak bisa dibawa, selain itu lancar... Sebelum berangkat pastikan kita cukup informasi dan ketika di sana bertindaklah sesuai aturan di negara tersebut, maka hopefully semua akan lancar.

Photo Courtesy: NewZealand.com (atas), Mpi.govt.nz (bawah)

Baca juga tulisan sebelumnya: 


1 comment:

  1. Assalamu alaikum Wr Wb
    Saya hanya sekedar berbagi dengan sobatku yang ada di perantauan karena saya bisa merasakan jadi TKI. dan apa yang saya sampaikan disini tidak ada unsur rekayasa dan saya berani sumpah tuju turunan saya tidak selamat dunia akhirat kalau saya tidak menikmati hasil metode dari ki Ageng. Awalnya sih saya juga tidak yakin tapi karena terdesak soal keuangan (ekonomi) akhirnya saya coba konsultasi di No beliau +62812-4576-7849 syukur Alhamdulillah dalam waktu singkat (3 hari) saya bisa mendapatkan uang senilai 300 juta. percayalah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. tidak ada salahnya sekedar konsultasi siapa tau bernasib mujur. Beliau bisa membantu melalui Angka Togel dan penarikan Dana Gaib

    ReplyDelete