Google+ Followers

Thursday, April 30, 2015

NZ Trip (6): Day 5 & 6: Milford Sound and Queenstown

Milford Sound Cruise

Hari ini kami akan mengunjungi salah satu tempat wisata yang paling populer di New Zealand, Milford Sound. Milford Sound tidak terlalu jauh dari Te Anau, jaraknya 118,7 km, ditempuh kira-kira dalam waktu dua jam. Kami berangkat pukul tujuh pagi saat masih gelap. Yup, jam 7 di sini masih gelap. Terangnya sekitar 8.30. Malamnya pun tiba lebih cepat, sekitar pukul 18.00 sudah gelap.

Jadinya kami bahkan tidak sempat melihat wajah YHA Te Anau tempat kami menginap saat terang. Bagaimana pemandangan di sekitar hostel, bahkan wajah kota Te Anau sendiri tidak sempat terlihat, karena semalam tiba di sini sudah pukul 9 malam.

Dalam perjalanan ke Milford Sound kami disuguhi pemandangan spektakuler yang rasanya tidak habis-habis. Para fotografer di dalam mobil pun berebutan memotret.

Tiba di Milford Sound Terminal, di sini tempat membeli tiket cruise yang disediakan oleh beberapa operator. Kami memilih cruise yang paling standar, lama sekitar 1,5 jam memutari Sound, tariff 80 NZD per orang. Mendapat free coffee atau tea di atas kapal, serta ada café yang menjual makanan.

Dikutip dari website Newzealand.com:

Digambarkan oleh Rudyard Kipling sebagai "keajaiban dunia kedelapan," Milford Sound dipahat oleh gletser selama zaman es. Milford Sound memesona dalam cuaca apa saja. Tebing fyord menjulang vertikal dari perairan gelap, puncak-puncak gunung menggapai langit dan air terjun bergemuruh ke bawah, beberapa di antaranya mencapai ketinggian 1000 meter. Saat hujan turun di Milford Sound, dan di sana sering turun hujan, air terjun itu menggandakan diri dengan efek menakjubkan. 

Saya tidak menemukan kata-kata yang lebih baik untuk mendeskripsikannya. Mungkin itulah yang menjadi alasan trip ke New Zealand tidak bisa melewatkan tempat yang satu ini. Semua yang ke sini, apalagi untuk pertama kalinya, pasti akan mengunjungi Milford Sound. Di sinilah kami bertemu keluarga dari Indonesia yang membawa camper van.

Baca juga: Berkendara di New Zealand

Sekitar pukul 3 sore kami jalan dari Milford Sound, pukul 5 kami tiba di Te Anau. Nah, akhirnya bisa lihat wajah kota kecil di dekat danau Te Anau ini. Kami mampir di sini untuk makan fish and chips sepuasnya, sebelum melanjutkan perjalanan ke Queenstown.

Queenstown

Keindahan kota Queenstown sudah tidak diragukan lagi. Kami pun sudah tahu tentang hal ini sebelum berangkat, karena itu kami memesan penginapan di sini dua malam. Di kota ini satu-satunya kota tempat kami stay lebih dari satu malam. Memasuki kota Queenstown di malam hari, kepercayaan kami itu pun telah dikonfirmasi. Memang indah kota Queenstown, bagaikan untaian mutiara berkilauan di tepi laut.

Malam itu kami jalan-jalan tak jauh dari hostel kami Dumble Backpacker yang lokasinya menghadap danau Esplanade. Seperti halnya kunjungan ke kota Queenstown sangat direkomendasikan, Dumble Backpacker juga sebuah hostel backpacker yang highly recommended. Kami beruntung dapat tempat di sini. Walaupun cuaca saat itu cukup dingin (sekitar 3 derajat Celcius), tidak mencegah kami untuk keluar jalan-jalan menikmati kota yang indah itu.

Kami makan malam di restoran Asia bernama Noodle Canteen. Makanan Asia/Chinese di sini mostly lebih terjangkau harganya dibanding makanan Western, selain kebetulan cocok dengan selera kita. Malam itu teman kami yang dipanggil Babeh menraktir kami sebotol wine yang diminum rame-rame.

Shotover Jet, Ferg Burger, Queenstown Gondola, Glenorchy

Foto Keluarga Setelah Main Shotover Jet

Keesokan harinya adalah jadwal kami untuk naik Shotover Jet. Tiket untuk permainan ini telah kami pesan sebelumnya melalui online. Karena itu kami bersyukur semuanya berjalan sesuai schedule. Tiket untuk Shotover Jet adalah 129 NZD per orang. Wah cukup mahal ya.. sebenarnya, itu permainan apa sih?

Dari hostel kami cukup berjalan kaki ke kantor operator Shotover Jet ini, kalau ketika tiba giliran kita pun naik bus menuju lokasi. Tak sampai 30 menit (belum puas rasanya menikmati indahnya kota Queenstown sambil naik bus), eh sudah sampai.

Di sini peserta pun harus mengenakan jas hujan khusus yang sangat tebal, serta menitipkan semua peralatan seperti tas, kamera, topi, jaket dll. Dengan jas khusus dari Shotover ini maka tak perlu khawatir, tidak akan basah.

Inti dari permainan ini adalah menikmati perjalanan jet boat dengan kecepatan tinggi melewati sungai yang landai dengan tebing-tebing yang sempit, merasakan kelihaian sang supir membelok-belokkan boat, bahkan sampai 360 derajat. Karena itu, walaupun sibuk berteriak sepanjang perjalanan boat, jangan lupa untuk tetap berhati-hati dan pegangan. Bagi saya sih, perjalanan sekitar 30 menitan saja ini agak overpriced, tapi ya mungkin segalanya di sini memang agak mahal untuk ukuran kita. Terus terang saya malah lebih menikmati pemandangan indah Sungai Shotover daripada perjalanan dengan boat itu sendiri.

Setelah diguncang-guncang dengan boat, kini saatnya mengisi perut. Ini salah satu yang tak boleh dilewatkan ketika mengunjungi Queenstown, yaitu mencoba Fergburger yang terkenal itu. Letaknya di Shotover Street, tak jauh dari tempat kita naik bus menuju sungai Shotover.

Cuaca hari ini agak warm, siang mungkin sekitar 15 derajat Celcius. Setelah makan jangan lupa mencoba Queenstown gondola. Naik gondola dari sini ke Bob’s Peak, bisa menikmati indahnya kota Quenstown dari atas. Di sini kita juga bisa naik luge, dengan track yang menyajikan mungkin salah satu pemandangan terbaik di dunia. Selengkapnya, bisa dilihat di website Skyline Queenstown

Setelah puas bermain dan foto-foto, masih ada sedikit waktu pada sore hari, maka kami pun memutuskan untuk pergi ke kota kecil Glenorchy. Malam itu kami berjalan-jalan dekat Queenstown Mall, dan sebuah restoran bernama Prime Waterfront Restaurant and Bar akhirnya memanggil kami untuk dinner di sana. Pertama kalinya kami dinner di restoran (restoran beneran lho, bukan kantin noodle) dalam trip ini, karena Chef kami bosan memasak hahaha…

Photos by Renny Puspita

1 comment:

  1. Anonymous10:57 AM

    hi mbak mei, naik cruise untuk mengitari milford, mobilnya parkir di termial milford ya? terima kasih ya bak

    ReplyDelete