Google+ Followers

Thursday, October 27, 2016

Mengurus Visa On Arrival Nepal di Bandara Kathmandu

Welcome to Nepal

Dear All, kabar gembira untuk kita semua... ya, ke Nepal kita tidak perlu apply visa. Warga Negara Indonesia bisa datang ke Nepal dengan visa on arrival (VOA), karena itu kita bisa langsung cab cus beli tiket begitu kita melihat ada promo tiket murah. Untuk penerbangan dari Jakarta ke Kathmandu bisa menggunakan Air Asia, atau mengikuti jejak saya, menggunakan Malindo Air.

Sebelum berangkat, saya sempat search dan berbagai informasi yang saya temukan cukup simpang siur mengenai Visa on Arrival ini. Kenyataannya adalah begini. Anda tidak perlu bingung-bingung. Siapkan saja foto berwarna 3x4 (walaupun sepertinya ukuran berapa pun diterima, serta tidak terlalu dipermasalahkan), dan uang 25 US Dollar (siapkan uang pas karena tidak ada kembalian) untuk Anda yang perlu berada di Nepal 1 hingga 15 hari.  

Begitu tiba di bandara Tribhuvan International Airport Kathmandu, para foreigners dapat segera mengisi formulir serta membayar Visa on Arrival (VOA) di tempat yang telah disediakan sebelum ke meja imigrasi. Sebenarnya kita juga bisa membayar melalui mesin-mesin elektronik yang tersedia, tetapi pada saat saya tiba di sini, mesin-mesin tersebut tidak berfungsi. 


Ini adalah formulir kedatangan yang harus kita isi:




Ini adalah tarif VOA:

1 Day US$ 5
15 Days US$ 25
30 Days US$ 40
90 Days US$ 100

Beberapa mata uang selain US Dollar juga diterima untuk pembayaran VOA ini, seperti Australian Dollar, Canadian Dollar, Singapore Dollar, Malaysian Ringgit, Euro, South Korea Won, Japanese Yen, Chinese Yuan, dan Hongkong Dollar, tetapi saya tidak tahu berapa tarifnya dalam masing-masing mata uang tersebut.

Ketika membayar VOA kita menyerahkan formulir yang sudah diisi dengan foto untuk diperiksa petugas VOA tersebut. Setelah membayar VOA (yang antriannya sangat panjang pada saat saya di sana, sekitar satu jam) barulah kita mengantri di meja imigrasi untuk mendapatkan stempel visa.

Antrian untuk membayar VOA pada malam itu


Setelah itu, baru deh... Selamat Datang di Nepal, keluarlah saya dan alhasil bagasi sudah keluar semua karena lamanya mengurus VOA. Dan di tempat bagasi Malindo Air penerbangan saya malam itu, ternyata, tak ada koper saya, sementara koper teman saya ada. Baca tulisan berikutnya: Lost and Found My Luggage in Kathmandu Airport.



7 comments:

  1. saya kebetulan mesinnya nyala, and gak ada antrian.. jadi cuma 5 menit selesai.. cuma masalahnya gak ada kembalian aja.. jadi pake uang pas....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah hebat di.. trus masukin uang USD nya di mesin juga? Keren dong, ga perlu petugas...

      Delete
  2. hii... mbak mei... mau tanya aoa yg harus kita persiapkan sebelum kita pergi ke nepal, maksud saya apakah kita perlu meminta surat ijin keluar negeti dari imigrasi indonesia, atad jawaban nya saya ucapkan terima kasih.

    ReplyDelete
  3. hii... mbak mei... mau tanya aoa yg harus kita persiapkan sebelum kita pergi ke nepal, maksud saya apakah kita perlu meminta surat ijin keluar negeti dari imigrasi indonesia, atad jawaban nya saya ucapkan terima kasih.

    ReplyDelete
  4. There are website that saves you from visiting an embassy and standing in those long queues. Visa on arrival for both tourist and business purposes has become so easy and simple now.

    ReplyDelete
  5. Mb bisa minta cara mengisi formulir nya..tolong bantu ya mb,saya ada rencana mau ke nepal thn 2018.txs

    ReplyDelete
  6. Mbk mau tanya nie...kalau saya berangkat dari malaysia gimna? Saya juga masih bekerja dsini...apa boleh buat voa?

    ReplyDelete